
Tips memilih hijab, sumber photo id.pinterest.com/lolopopcat
Tampil elok dengan balutan jilbab ternyata tidak asal gunakan saja. Ada banyak hal yang seharusnya diperhitungkan ketika menentukan jilbab. Satu diantaranya ialah warna kulit. Sama seperti penyeleksian warna shade make-up, penyeleksian jilbab dikuasai oleh skin tone. Pilih jilbab sama sesuai warna kulit akan membuat penampilan jilbab lebih elok dan match. Bayangngkan saja, bila wanita dengan kulit gelap selanjutnya menggunakan jilbab warna hitam, sudah pasti akan terlihat lusuh dan makin terlihat gelap.
Wanita Indonesia mayoritas mempunyai 4 tipe warna kulit, ini sudah pasti dikuasai oleh pencampuran ras karena perkawinan. Tetapi warna asli warga Indonesia biasanya ialah sawo masak. Disamping itu, ada pula beberapa type berdasar rona warna kulit (undertone) yang termasuk sulit bila diperbedakan langsung, tetapi umumnya diihat dari warna urat nadi yang ada di bawah pergelangan tangan. Salah satunya ialah undertone cool (keunguan), undertone warm (hijau), undertone netral (mix hijau dan ungu).
Berikut kami sajikan tips memilih hijab sesuai dengan warna kulit
1. Warna jilbab untuk wanita berkulit gelap
Mayoritas wanita yang berkulit gelap lebih sukai menggunakan jilbab dengan beberapa warna netral atau condong dark. Walau sebenarnya ini malah akan membuat performanya kelihatan lebih gelap dan lusuh.
Bahkan juga pemilik warna kulit gelap semakin lebih kelihatan fresh dan terlihat lebih mencolok kecantikannya saat menggunakan beberapa warna jilbab yang ceria atau kontras dengan warna kulitnya misalkan saja warna pastel, kuning, coklat susu, pink, merah marun atau biru laut.
2. Warna jilbab untuk wanita undertone cool
Wanita dengan undertone cool lebih dianjurkan memakai beberapa warna dingin seperti abu-abu, silver, biru muda, tosca, ungu, dan ash blue.
3. Warna jilbab untuk wanita undertone warm
Untuk wanita dengan undertone warm, benar-benar cocok jika memakai beberapa warna yang condong hangat seperti violet, orange, ungu, dan merah orange.
4. Warna jilbab untuk wanita undertone netral
Undertone netral ini sebagai gabungan di antara undertone cool dan warm, di mana wanita dengan undertone ini akan kelihatan lebih elok jika memakai beberapa warna netral tertentu seperti coklat moka, krim, milo, coklat latte, abu gelap. Namun tidak dianjurkan memakai warna dark yang condong hitam, karena akan membuat kulit terlihat lusuh serta lebih gelap.
5. Warna jilbab untuk wanita berkulit putih
Kabarnya ada yang ngomong jika mempunyai kulit putih itu keuntungan sebab bisa pas memakai warna apa. Namun tetap saja, ada beberapa warna tertentu yang hendak mengoptimalkan performa saat dipakai. Wanita berkulit putih lebih dianjurkan memakai jilbab warna dark dan tegas seperti hitam, biru tua, merah hati, ungu tua dan yang lain. Beberapa warna gelap ini akan membuat warna kulit kamu kelihatan lebih ceria, fresh, dan tidak pucat.
Walau sebetulnya tidak jadi masalah memakai warna apa saja, wanita berkulit putih seharusnya menghindar beberapa warna ceria dan soft seperti putih, pastel, nude dan yang lain. Ini karena beberapa warna yang condong tenang ini malah akan membuat muka putih kamu terlihat pucat.
6. Warna jilbab untuk wanita berkulit kuning langsat
Warna kulit kuning langsat biasanya diberi pada wanita-wanita yang mempunyai kulit ceria tetapi tidak begitu putih dan tidak gelap. Warna kulit kuning langsat umumnya lebih kelihatan natural dan alami karena tidak terlihat pucat.
Saat menentukan jilbab sama sesuai warna kulit untuk wanita berkulit ini ialah pilih warna jilbab yang ceria seperti pink, biru laut, kuning, hijau muda, dan lain-lain. Beberapa warna ini akan membuat wanita berkulit kuning langsat terlihat fresh serta lebih ceria. Tetapi ada banyak warna jilbab yang seharusnya dijauhi, misalkan warna gold, orange, coklat keemasan atau caramel, dan coklat. Ini karena akan membuat warna kulit kamu lusuh, atau istilahnya mati.
7. Warna jilbab untuk wanita berkulit sawo masak
Istilah warna kulit sawo masak ialah warna kulit yang tidak begitu ceria, tetapi condong cukup gelap seperti warna buah sawo yang sudah masak. Dalam penyeleksian warna jilbab untuk wanita berkulit ini seharusnya lebih berhati-hati supaya tidak kelihatan makin gelap atau lusuh.
Warna bold tetapi mempunyai tone yang soft lebih dianjurkan untuk wanita berkulit sawo masak, misalkan saja warna pastel, navy, marun, ungu tua, hitam, dan lain-lain. Ini karena beberapa warna itu membuat kulit terlihat semakin fresh dan tidak lusuh.
